Nama Bayi Sesuai Dengan Nama Sahabat Nabi

Orang tua memiliki kewajiban untuk memberi anak mereka nama yang baik. Sebagai identitas Muslim, orang tua biasanya memilih nama anak yang mengenal Islam. Tidak hanya mereka yang menggunakan bahasa Arab, sumber inspirasi juga bisa datang dari mana saja.

Salah satunya berasal dari nama-nama sahabat. Selain memiliki makna yang baik, memberi nama menggunakan nama sahabat Nabi juga merupakan bentuk harapan bahwa suatu hari anak akan menjadi seperti mereka. Baik dari segi iman, ketaatan dan iman pada Tuhan.

Nah, jika Anda tertarik memberi nama bayi dengan nama Sahabat, artikel berikut mungkin bisa menjadi referensi tambahan. Berikut adalah lima puluh nama anak laki-laki yang terinspirasi oleh para Sahabat.

20 Nama Sahabat Nabi Bagus Untuk Nama Anak Tercinta

nama anak sesuai dengan nama sahabat nabi
nama anak sesuai dengan nama sahabat nabi
  1. Abu Dazzar Al-Ghaffari: gambar gerakan langsung.
  2. Abdullah bin Omar: Bertekun dalam ibadah dan mendekat kepada Tuhan.
  3. Abdullah bin Masoud: Orang pertama yang mengucapkan Al-Qur’an dengan suara merdu.
  4. Ammar bin Yasir: karakter di surga.
  5. Abu Ubaidah bin Al-Jarrah: Orang-orang yang beriman di dalam umat.
  6. Abdullah bin Rawahah: yang membawa slogan “Jika Anda tidak mati di medan perang, Anda akan mati bahkan di tempat tidur.”
  7. Abu Dorda: ahli dalam kebijaksanaan dan kebijaksanaan.
  8. Abu Ayoub Al-Ansari: seorang pejuang yang bahagia atau sulit.
  9. Abdul Rahman bin Abi Bakr: pahlawan sampai akhir hidupnya.
  10. Abdul Rahman bin Auf: Kekayaan kaya datang.
  11. Abu Jaber Abdullah bin Amr: seseorang di bawah bayang-bayang malaikat.
  12. Abdullah bin Amr bin Al-Ramad: rajin beribadah dan bertobat.
  13. Abu Shafyan bin Harith: Setelah kegelapan datang cahaya.
  14. Abbad bin Basir: disertai oleh cahaya Tuhan.
  15. Amr Ibn Al-Ramad: pembebas Mesir dari pasukan Rumania.
  16. Abbas bin Abdul Muttalib: Kuasa Usaha Mekah dan Madinah.
  17. Abu Musa Al-Asiri: nama Sahabat Nabi.
  18. Bilal Bin Rabah: Kompensator Pertama, simbol kesetaraan manusia.
  19. Habib bin Zaid: simbol cinta dan pengorbanan.
  20. Hudhaifa Bin Al Yaman: Musuh kemunafikan adalah teman keterbukaan.

Baca artikel menarik lainnya di generasihijau.com

Kenapa Kita Memberi Nama yang Baik Untuk Anak Tercinta?

Mengapa Orangtua Memberi Nama kepada Anak-Anak Mereka? Ada orang-orang yang mengharapkan namanya konsisten dengan ajaran agama ( cek tentang doa setelah wudhu), dan mereka yang berharap terlihat cantik, beberapa bahkan memberi nama dengan harapan menunjukkan “dari” orang tua mereka. Beri nama baik dengan harapan agar sifat anaknya sesuai dengan nama yang diberikan. Tetapi tidak jarang orang tua hanya memberikan nama anak-anak mereka.

Orang India biasa memberi nama anak-anak mereka apa yang dilihat orang tua mereka saat pertama kali anak mereka dilahirkan. Tidak heran nama India selalu dikaitkan dengan alam. Misalnya Clouded Swear, Running Rabbit (saya menerjemahkan dalam bahasa Indonesia), Black Hawk, White Horse dll.

Meskipun Valentino Rossi lahir pada 16 Februari (dekat Hari Valentine), alasan mengapa ayah Valentino Rossi menyebutkan namanya adalah penghargaan kepada sahabatnya yang meninggal, namanya adalah Valentino. Seringkali nama di Barat adalah nama yang cocok dengan nama ayahnya atau nama kakeknya. Bahkan George W. Bush memberi putranya nama yang persis sama, dan kebetulan bahwa mereka berdua adalah Presiden Amerika Serikat.

Presiden pertama kami, Soekarno, memberi anak-anaknya nama-nama alam seperti Guntur, Guru, Tofan, Bayo, dan Mega.

Saya punya tetangga, yang anak-anaknya dipanggil Abd, sedangkan gadis itu diberi nama depan Siti. Ada hadits pada nama Abd (meskipun hadits lemah), tetapi diberi nama Siti, saya tidak menemukan hadits.

Ayah suami saya, seseorang dengan kepribadian yang hebat, memberikan nama-nama putra pertamanya dalam urutan abjad, yaitu Ananda, Bondan, Citra, Dewi, Endang, Fani, Gayatri (istri saya) dan Heri. Konsep alfabet juga ditiru oleh kakak suami saya (Ananda) dengan memberikan nama depan kepada anak-anaknya Adit, Bertha, Cahyo, dan Dimas.

Saya juga pernah memiliki guru musik bernama Harmonanto, dan tampaknya ayahnya adalah seorang musisi yang memberikan nama putranya dengan istilah musik seperti Melodianto, Iramanto dan Nada. Tentu saja, sang ayah berharap anak-anaknya akan menjadi musisi, dan ternyata anak-anaknya telah berhasil menjadi semua musisi.

Ketika saya masih di perguruan tinggi, suami saya memiliki tukang listrik (arus kuat) yang menamai semua putranya nama-nama listrik yang menyandang nama panggilan burung setiap hari, seperti Pipit, Glatik, Emprit, Kutilang, Prenjak, Ari (ini bukan nama burung), dan akhirnya Cendrawasih.

Guru geografi telah berhasil menamai anak-anaknya nama-nama pulau di Indonesia, seperti Kalimantan, Sumatra dan Bali (yang dikenal sebagai Ostad dari Bekasi) dan Lombok.

Ada juga seorang siswa Tegal bernama Rinto Harahap. Ketika saya tidak tahu itu, saya pikir dia berasal dari Pathak, karena dia dijuluki Harahap. Namun sepertinya nama itu sudah diambil dari seorang musisi dan penyanyi yang sangat terkenal saat itu, Rinto Harahap. Orang tuanya tidak tahu bahwa anak kucing itu adalah nama klan.

Sekarang, jika saya memberi nama anak-anak saya karena dua (2) alasan. Yang pertama tentu saja saya ingin memanggil anak saya nama yang baik menurut agama, yang saya ambil dari Muhammad selain nama Rasul dan nama-nama baik, yaitu Muhammad Yunus al-Hakim, Muhammad Adam Hafeez, dan Muhammad Ismail al-Haq (almarhum). Alasan kedua adalah karena nama saya Yusuf Doyono (huruf pertama dari huruf Y), yang selalu menjadi yang terakhir dalam daftar nama kategori. Menurut percobaan, jika ada tes lisan, guru suka komunikasi kelas pertama atau terakhir. Jadi anak saya diberi huruf H awal, yang biasanya di tengah pengaturan.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*